Berat badan naik di bulan puasa

Bisakah mencegah berat badan naik saat puasa? Kita tahu bahwa madu adalah makanan yang manis, kaya akan vitamin dan mineral, tetapi jenis gulanya berbeda dengan gula pasir.

Padahal, di malam harinya usai buka puasa bersama Anda tidak memiliki aktivitas lain yang membakar kalori. Takjil serba manis Sajian berbuka puasa yang dijual di sepanjang jalan tentunya sangatlah menggoda untuk dibeli, terlebih lagi saat puasa Anda cenderung lapar mata.

Namun, dengan aktivitas fisik, kalori berlebih akan dimetabolisme sehingga mengurangi kalori yang tersimpan. Akibatnya, kebutuhan serat dalam tubuh tidak terpenuhi, sehingga menyebabkan penumpukan lemak dan kenaikan berat badan. Berikut ini 5 penyebab berat badan naik saat puasa yang umum terjadi dan harus Anda waspadai.

Protein juga dapat membantu Anda merasa kenyang lebih lama. Aktivitas fisik Puasa tidak menjadi alasan Anda untuk bermalas-malasan. ABC News: Berikut adalah tips dari dr Phaidon untuk menjaga agar berat badan tetap stabil selama berpuasa: Batasi konsumsi minuman manis, seperti teh manis, minuman manis dalam kemasan, dan sirup.

Atas fenomena ini, dr Reza Fahlevi menjelaskan bahwa naiknya berat badan terjadi karena energi yang masuk ke dalam tubuh melebihi energi yang keluar. Selain itu, karena mudah lelah, Anda pun mengurangi frekuensi berolahraga setiap harinya. Cukup banyak malah bisa dibilang lebih, dan mungkin juga lebih banyak dari jumlah kalori diluar bulan puasa, mengingat rata-rata kebutuhan kalori harian orang dewasa adalah kalori perhari.

Jadi sebenarnya penyebabnya adalah terletak pada kebiasaan, kebiasaan yang diikuti dari keluarga atau lingkungan dan dianggap sebagai hal yang biasa, maka sebaiknya coba ubah kebiasaan kamu selama berpuasa di bulan Ramadhan pada tahun ini dan tahun-tahun berikutnya, berbuka secukupnya dengan memperhatikan jumlah kalori serta melakukan aktifitas fisik secukupnya secara rutin.

Jika saat tidak puasa frekuensi makan sebanyak tiga kali sekali, maka selama bulan Ramadan ini frekuensi makan hanya dua kali dalam sehari, yaitu ketika berbuka dan sahur. Konsumsi makanan sumber protein, seperti ayam, ikan, daging, dan telur.

Namun bagi sebagian orang, frekuensi makan yang berkurang ini justru membuat berat badan naik saat puasa. Padahal puasa juga belum ada yan bolong, lalu apa penyebabnya?

Saksikan juga video menarik berikut:Bulan Ramadhan telah berjalan lebih dari setengah bulan. Tentu banyak diantara anda yang sudah merasakan manfaatnya seperti penurunan berat badan. Namun tak sedikit pula yang di bulan puasa ini berat badan justru bertambah. Padahal puasa juga belum ada yan bolong, lalu apa penyebabnya?

Penyebab Berat Badan Naik Setelah Bulan Puasa

Seorang pakar diet di Australia mengatakan alasan mengapa ada sejumlah orang yang malah naik berat badan di bulan puasa. Salah satunya adalah karena jenis makanan yang dikonsumsi saat berbuka. · Nah di artikel ini aku akan paparkan beberapa penyebab dan alasan kenapa berat badan kamu bukannya turun tapi malah naik setelah bulan puasa, sehingga bisa kamu jadikan sebagai “warning” saat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan.5/5.

Berbagai hal di atas nyatanya menjadi penyebab berat badan Anda naik usai puasa. Untuk mengembalikan berat badan normal kembali, ayo jalankan gaya hidup sehat, mulai dari memilih menu makanan sehat hingga aktif kembali berolahraga.

Berat Badan Naik Setelah Puasa, Ini Alasannya

Semoga berhasil, ya!Author: lawsonforstatesenate.com Dan kalau dilakukan terus menerus dalam waktu satu bulan seperti dalam ibadah puasa umat Islam, bisa menyebabkan penurunan berat badan. Namun saat ini tidak sedikit kejadian yang menunjukkan hal sebaliknya.

Jika Anda Merasa Berat Badan Naik di Bulan Puasa, Inilah Alasannya

Beberapa orang mengalami kenaikan berat badan yang signifikan. Jadi tidak aneh kalau salah satu negara di Timur Tengah sampai memberikan hadiah bagi orang yang berat badannya tidak naik.

5 Penyebab Berat Badan Malah Naik Saat Puasa

Bulan puasa biasanya dimanfaat sebagian orang untuk menurunkan berat badan, karena aktivitas makan dalam sehari jadi berkurang.

Jika saat tidak puasa frekuensi makan sebanyak tiga kali sekali, maka selama bulan Ramadan ini frekuensi makan hanya dua .

Berat badan naik di bulan puasa
Rated 5/5 based on 100 review